Jadi Pembimbing Murid Untuk KSM Math Nasional

Dia seorang anak perempuan yang manis. Sebut saja namanya, Bunga. Dalam balutan jilbab syar’inya, dia datang kepadaku dengan diantar ibunya. Aku diminta membimbing Bunga untuk persiapan lomba Matematika Nasional di Palembang minggu depan.

Gaya bicaranya memang berbeda dari anak anak kebanyakan. Hampir mirip denganku. (Ah, itu cuma perasaanmu saja, xixi)

Katanya, dia ranking 3 di kelasnya. Lomba sains diwakili oleh temannya yang ranking 2, namun tidak berkesempatan maju ke provinsi.

Temannya yang ranking 1, sebut saja namanya Nina, memutuskan tidak ikut lomba ini berdasarkan hasil istikharahnya, cerita Bunga.

Lalu kata bu Guru, “Karena Nina tidak mau ikut lomba ini, terpaksa ibu memilih kamu Bunga…”

“Terpaksa bu… Terpaksa coba….”, protesnya kepadaku di sela sela waktu belajar kami. Dan aku setia mendengarkan.. ‪#‎senyum‬

Pasti ada hikmahnya. Jika Nina yang ikut lomba belum tentu dia bisa meraih kesempatan ke Nasional sebagaimana yang Bunga dapatkan. Nina memang ranking 1, namun dia lebih banyak fokus pada pelajarannya. Sedangkan Bunga senang pada pertanyaan yang menantang, tidak sebatas apa yang harus dipelajari di kelas.

Intinya, rezeki seseorang itu tidak pernah tertukar… Alhamdulillah..

Semoga sukses ya, Nak… Lakukan saja yng terbaik yang kamu bisa… Tidak perlu terlalu memikirkan menang atau kalah… Semoga Allah meridhoi ikhtiarmu…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s